Libur Imlek 2026 di Jakarta: Dari Barongsai TMII hingga Cahaya Malam Monas
FeatureNewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Pertunjukan air mancur menari di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Foto : Dok. Istimewa

Jakarta, tvrijakartanews - Libur panjang Imlek 2026 menjadi momen istimewa bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk menikmati suasana perayaan yang sarat warna, budaya, dan hiburan.

Berdasarkan yang dihimpun dari berbagai sumber, sejumlah destinasi populer menghadirkan rangkaian acara spesial yang memadukan tradisi Tionghoa dengan sentuhan modern, menciptakan pengalaman liburan yang tak hanya meriah tetapi juga penuh makna.

Semarak Barongsai dan Lampion di Taman Mini Indonesia Indah

Di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), suasana Imlek terasa kental dengan dekorasi lampion yang menghiasi sudut-sudut area wisata. Melalui akun Instagram resminya, @tmiiofficial, pengelola mengajak masyarakat menikmati beragam hiburan yang telah disiapkan selama long weekend.

"Nikmati pertunjukkan barongsai, kuliner khas, dekorasi lampion, dan berbagai hiburan yang bikin libur main berkesan," demikian keterangannya.

Rangkaian atraksi digelar mulai Sabtu (14/2/2026) hingga Selasa (17/2/2026). Salah satu yang paling dinanti adalah pertunjukan Liong Dance dan Barongsai yang berlangsung di Plaza Kori Agung setiap pukul 15.30 WIB hingga 16.00 WIB. Dentuman tambur, gerakan lincah barongsai, serta liukan naga liong menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer Tahun Baru Imlek secara langsung.

Tak hanya pertunjukan, aneka kuliner khas juga melengkapi pengalaman berwisata.

Ancol Lunar Festival, Imlek di Tepi Pantai

Sementara itu, suasana berbeda hadir di kawasan Pantai Lagoon, Ancol. Pada 17 Februari 2026, pengelola menggelar Ancol Lunar Festival mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.

Festival ini memadukan pertunjukan budaya khas Imlek dengan hiburan modern berlatar panorama pantai. Perayaan ini menghadirkan berbagai atraksi seperti Barongsai Meja dengan aksi akrobatik memukau, Barongsai Tonggak yang menari di atas tiang tinggi, hingga Liong atau tarian naga yang melambangkan keberuntungan dan harapan baru.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menyaksikan Tari Kipas yang anggun, Tarian 1000 Tangan yang spektakuler, serta konser musik bersama TYM Project dan DJ Agung.

Kombinasi budaya tradisional dan musik modern ini menjadikan festival di Ancol sebagai salah satu agenda yang sayang untuk dilewatkan selama libur Imlek.

Malam Imlek Berkilau di Monumen Nasional (Monas)

Kemegahan perayaan juga terasa di kawasan Monumen Nasional (Monas). Pengelola menetapkan jam operasional kawasan tetap buka pukul 06.00 hingga 22.00 WIB pada 16 dan 17 Februari 2026, mengikuti pola akhir pekan.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menyampaikan bahwa operasional Tugu Monas dibuka pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, dengan loket ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Khusus pada Senin dan Selasa (17/2), pengunjung dapat menikmati pertunjukan air mancur menari yang digelar dua kali, yakni pukul 20.00 WIB dan 21.00 WIB. Sementara video mapping yang memproyeksikan cahaya dan visual artistik di sisi selatan Silang Monas hadir pada pukul 19.30 WIB dan 20.30 WIB.

Gemerlap cahaya di tengah malam perayaan Imlek menghadirkan suasana yang hangat dan memikat, menjadi penutup sempurna bagi hari libur panjang.

Meski demikian, pengunjung diimbau untuk tetap waspada terhadap cuaca. "Ikuti ketentuan yang disampaikan oleh petugas, buang sampah pada tempatnya, persiapkan payung atau jas hujan, karena Imlek biasanya hujan," kata Isa.

Libur Imlek 2026 pun menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan keberagaman budaya di ruang-ruang publik Jakarta, dari gemerincing tambur barongsai, debur ombak pantai, hingga gemerlap cahaya di kaki Monas. Sebuah perayaan yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol harmoni dalam kebhinekaan.