
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka Jakarta Lunar Festival 2026 yang akan digelar di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor ritel dan ekonomi kreatif. Foto Istimewa
Jakarta, tvrijakartanews — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka Jakarta Lunar Festival 2026 yang akan digelar di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor ritel dan ekonomi kreatif.
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan, salah satu faktor peningkatan ekonomi Jakarta berasal dari kolaborasi pemerintah daerah dengan para pelaku usaha, terutama pusat perbelanjaan yang menghadirkan program-program menarik bagi masyarakat.
"Semoga Tahun Imlek 2026 membawa keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh masyarakat yang merayakan," ucap Uus ujar Uus dalam pembukaan festival tersebut dikutip Senin (9/2/2026).

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencatat pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan IV tahun 2025 mencapai 5,21 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang mengalami lonjakan sekitar 3 persen.
Seiring upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta Mualim Wijoyo menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menggerakkan sektor ritel dan ekonomi kreatif.
Ia menyebut, berbagai kegiatan di pusat perbelanjaan menjadi salah satu cara mendorong kunjungan masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi.
“Imlek bukan sekedar merayakan tahun baru chinese tetapi adanya kebangkitan perekonomian khususnya di Jakarta. Pemprov DKI selama ini, tahun kemarin juga, kita benar-benar merasa di-suport, ada Jakarta Festive Wonder dengan transaksi Rp15,25 triliyun, kemudian saat ini ada imlek," ujar Mualim Wijoyo.
Menurut dia, perayaan Imlek merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, melestarikan nilai-nilai budaya, sekaligus mendorong sektor ritel dan pariwisata di Jakarta.
Jakarta Lunar Festival 2026 dibuka bersama sejumlah pihak, termasuk Dinas PPKUKM dan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta. Pada momen Imlek kali ini, APPBI menargetkan jumlah transaksi masyarakat Jakarta, termasuk di pusat perbelanjaan seperti mal, dapat menembus Rp 10 triliun.
Target ambisius ini didasari oleh optimisme terhadap daya beli masyarakat yang semakin membaik. Daya beli masyarakat, kata Mualim, sangat dipengaruhi oleh daya tarik pusat perbelanjaan dan berbagai acara yang diselenggarakan. Oleh karena itu, acara-acara tematik seperti perayaan Imlek menjadi sangat penting untuk terus digalakkan.
"Ekonomi Jakarta sudah membaik ya. Yang dulu ada istilah 'rojali', rombongan jarang beli, sekarang 'rojali', rombongan jadi beli. Kali ini kita target transaksinya tembus Rp10 triliun. Tapi kan target, bisa saja melampaui," ujar Mualim.

