
Foto : Dokumentasi Istimewa/ Salah satu toko retail di Tangerang sudah mulai menjual barang kebutuhan Ramadan.
Tangerang, tvrijakartanews - Perusahaan retail di seluruh Indonesia mulai mengantisipasi ketersediaan barang menjelang bulan Ramadhan yang diprediksi akan berlangsung mulai pekan kedua Februari 2026. Hal ini merupakan persiapan rutin yang dilakukan sebab akan terjadi peningkatan penjualan serta permintaan pelanggan terhadap produk tertentu.
Ketua Apindo sekaligus Director Corporate Affairs Alfamart, Solihin menjelaskan bahwa persiapan menjelang Ramadan sudah dipersiapkan sejak lama mengingat jumlah ketersediaan barang harus dipastikan siap. Pihak retail sudah berkoordinasi dengan distributor agar ketersediaan barang tetap terjaga terutama di toko yang berada di jalur sibuk seperti rest area.
"Untuk Ramadan memang persiapannya agak panjang sudah sejak bulan lalu, karena harus koordinasi dengan distributor agar stok barang di toko jangan sampai kosong, terutama toko-toko di rest area itu krusial sekali. Kami akui memang kadang ada barang yang kosong, tapi jangan terlalu lama," ujarnya pada Rabu (11/2/2026).
Selain itu, sejumlah retail juga sudah mulai menjual barang kebutuhan Ramadan sejak awal minggu ini. Kemudian, sejumlah komoditas pokok seperti minyak goreng dan beras juga dipastikan akan selalu tersedia mengingat kedua barang tersebut selalu dicari terlebih menjelang hari raya Idul Fitri.
"Pada dasarnya jenis barang yang ada tidak berbeda jauh, tapi khusus ramadan perlu ada barang yang stoknya melebihi hari biasa, seperti air mineral itu selalu saja ada toko yang kehabisan stok," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi menuturkan, pihaknya juga ikut mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pangan pokok di tengah peningkatan permintaan kebutuhan menjelang memasuki bulan Ramadan yang kurang dari 10 hari lagi.
”Pemantauan harga pangan akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan permintaan, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di pasaran,” ujarnya.
Untuk ketersediaan stok barang, hingga saat ini dipastikan aman menjelang Ramadan dan diupayakan agar tidak terjadi kelangkaan komoditas tertentu. Pihaknya juga memastikan, saat ini sejumlah pedagang di pasar sudah mulai menambah jumlah stok barang.
”Kami tentunya berharap harga komoditas pangan pokok ini bisa tetap stabil sehingga daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan ini tetap terkendali,” tutupnya.

