Menteri Perhubungan dan Kapolri Tinjau Arus Mudik Lebaran di Bandara Soekarno Hatta
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Foto : Dokumentasi Isty/TVRI. Menhub dan Kapolri meninjau langsung arus mudik di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu (29/3/2025).

Tangerang, tvrijakartanews - Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi meninjau situasi arus mudik di Bandara Internasional Soekano Hatta pada Sabtu (29/3/2025). Menhub bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan, dan Menko PMK juga melihat langsung pelayanan mudik di Terminal 1 Bandara Soetta, dan menilai bahwa kepadatan pemudik sudah mulai berkurang. Pergerakan penumpang di Bandara Soekarno Hatta secara keseluruhan masih terbilang cukup tinggi mencapai 162 ribu penumpang, namun saat ini kepadatan penumpang tidak begitu terlihat karena Terminal 1B sudah difungsikan kembali.

"Kita mengetahui bahwa Terminal 1B sudah difungsikan kembali. Dimana sebelumnya untuk penerbangan domestik masih ada di Terminal 3, dengan dipindahkan ke Terminal 1B kepadatan yang sering terjadi di Terminal 3 bisa lebih berkurang," ujar Dudy.

Dudy juga menilai bahwa pelayanan yang diberikan oleh seluruh petugas di Bandara Soekarno Hatta terbilang baik meskipun bandara tersebut merupakan bandara tersibuk selama periode angkutan lebaran. Pengelola Bandara Soetta sendiri menerjunkan 7.454 petugas yang terdiri dari petugas keamanan, pelayanan, dan operasional. InJourney Airports juga membuka Posko Angkutan Lebaran di Terminal 1B untuk memastikan kelancaran operasional selama arus mudik berlangsung.

"Meskipun jumlah penumpang selama mudik ada kenaikan, namun Bandara Soetta bisa memberikan pelayanan terbaik dan ini dibuktikan dengan tidak adanya kepadatan atau antrian penumpang," jelasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa hingga saat ini pelaksanaan angkutan lebaran 2025 berjalan dengan baik. Penggunaan pesawat sebagai alat transportasi mudik juga meningkat dibanding tahun lalu. Hal ini menandakan animo masyarakat terhadap perjalanan udara masih cukup besar.

"Terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 4,9 persen dibanding tahun lalu. Ini juga menjadi salah satu pilihan masyarakat dengan perjalanan terbanyak ke Kualanamu, Denpasar, dan Surabaya," ujarnya.