Dinas Kesehatan Kota Tangerang Uji Sampel Takjil Berkala Selama Ramadan
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Foto : Dokumentasi Istimewa/ Dinkes Kota Tangerang melakukan uji sampel makanan takjil di kawasan Pasar Lama.

Foto : Dokumentasi Istimewa/ Dinkes Kota Tangerang melakukan uji sampel makanan takjil di kawasan Pasar Lama. - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melakukan uji sampel makanan secara berkala selama bulan Ramadan. Uji sampel ini menyasar makanan kecil yang dijual untuk berbuka puasa di berbagai pusat kuliner seperti di kawasan Pasar Lama. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menyampaikan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari ke depan dan menyasar pasar-pasar tradisional di 13 kecamatan.

"Berbagai jenis takjil menjadi sasaran pengambilan sampel, seperti bakso, tahu, kerupuk berwarna, otak-otak, kue basah, hingga sirup berwarna mencolok," paparnya, pada Selasa (24/2/2026).

Lanjutnya, sampel tersebut diuji untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya yang tidak diperbolehkan dalam makanan. Fokus pemeriksaan ditujukan  pada makanan yang warnanya terlalu mencolok, karena berpotensi menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai aturan.

"Selain pengujian, Pemkot Tangerang juga menyiapkan label khusus bagi pedagang yang hasil uji sampelnya dinyatakan aman. Label tersebut diharapkan menjadi penanda bagi masyarakat bahwa takjil yang dijual telah melalui pemeriksaan laboratorium," tutur dr. Dini.

Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan makanan yang mengandung bahan berbahaya, tim tidak langsung melakukan penindakan, melainkan melakukan pembinaan dan pengawasan. Pedagang akan diberi informasi serta diarahkan agar mengganti sumber bahan baku yang aman.

“Dengan adanya label ini, masyarakat bisa merasa lebih tenang saat membeli takjil,” jelasnya

Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih makanan berbuka puasa. Warga diminta berhati-hati terhadap jajanan dengan warna mencolok serta tidak ragu bertanya kepada pedagang mengenai bahan yang digunakan.