
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kelapa BKKBN Wihaji. (Humas Kemendukbangga)
Jakarta, tvrijakartanews - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kelapa BKKBN Wihaji menyatakan Idul Fitri sebagai kesempatan yang tepat untuk mewujudkan keluarga tenteram, bahagia, dan mandiri.
"Dengan Idul Fitri ini, harapannya kita dapat kembali ke keluarga yang semakin baik, tenteram, bahagia, dan mandiri," kata Wihaji dalam keterangan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (2/4/2025).
Wihaji menambahkan keluarga tempat utama untuk berbagi kebahagiaan, suka, dan duka, serta tempat untuk bertumbuh dan berkembang bersama.
"Bulan Syawal atau Idul Fitri berharga untuk merayakan kemenangan dan kembali ke fitrah," ujarnya.
Menurutnya, dalam transformasi Kemendukbangga/BKKBN dari badan menjadi kementerian, ada sesuatu yang baru. Seperti kementerian ini, kementerian baru tetapi bukan berarti meninggalkan lama yang sudah baik, melainkan tetap melanjutkan dan menyempurnakan yang baik.
"Sedangkan yang belum baik kita perbaiki dan kita kerjakan, termasuk program-program yang nanti akan kita kerjakan agar membawa kebermanfaatan untuk masyarakat Indonesia," tuturnya.
Pada Senin (31/3), Menteri Wihaji melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Ainul Hikmah Jakarta, kemudian bersama Wamendukbangga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka melanjutkan silaturahim bersama Presiden dan Wakil Presiden RI beserta Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Pada Selasa (1/4), ia menyelenggarakan gelar griya bersama masyarakat di rumah dinasnya.
Melalui silaturahim tersebut, ia berharap, keluarga besar Kemendukbangga/BKKBN dan keluarga-keluarga di Indonesia dapat semakin mandiri, bahagia, dan tenteram, sesuai dengan perspektif pembangunan keluarga.