
Tinjau Pos Hoegeng Simpang Gadog, Bupati Rudy Susmanto Pastikan Malam Pergantian Tahun Berjalan Kondusif / Foto: Dimas Yuga Pratama
Bogor, tvrijakartanews - Untuk memastikan kesiapan pengamanan dan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun, Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung Pos Polisi Hoegeng di Simpang Gadog, Ciawi, Rabu 31 Desember 2025 malam.
Rudy mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Polres Bogor telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas, khususnya di kawasan rawan kepadatan seperti Jalur Puncak.
“Kami mempersiapkan Natal dan Tahun Baru bersama Polres Bogor dan pemerintah daerah. Beberapa rekayasa lalu lintas sudah diterapkan pada malam tahun baru ini,” kata Rudy di Pos Polisi Gadog menjelang detik detik pergantian tahun.
Ia menyebut, Pemkab Bogor juga menggelar Car Free Night (CFN) di 16 kecamatan sebagai upaya pemerataan pusat aktivitas masyarakat. Salah satu titik utama berada di Stadion Pakansari, Jalan Tegar Beriman, Cibinong.
“Alhamdulillah malam ini arus lalu lintas di Jalur Puncak relatif lengang. Biasanya tumpah ruah kendaraan roda dua dan roda empat, tapi dengan rekayasa lalu lintas yang disiapkan Polres Bogor dan Dishub, kondisi cukup terkendali,” ujarnya.
Dari sektor pariwisata, Rudy menyampaikan tingkat okupansi hotel di kawasan Bogor tercatat di atas 60 persen. Menurutnya, hal ini menunjukkan aktivitas libur akhir tahun tetap berjalan, namun dengan pengendalian yang lebih tertata.
“Kita juga memantau di 16 kecamatan, situasinya cukup ramai, terutama aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM,” kata Rudy.
Terkait CFN Cibinong, Rudy menilai kegiatan tersebut memberi ruang interaksi sosial sekaligus mendongkrak ekonomi lokal.
“Tadi kami pantau di Lapangan Tegar Beriman, para pedagang UMKM cukup ramai. Masyarakat memarkirkan kendaraan, berjalan kaki, berkumpul bersama keluarga, juga menikmati penampilan band-band lokal di kawasan Cibinong Raya,” jelasnya.
Ia menyebut momentum malam tahun baru dimanfaatkan sebagai ajang kebersamaan masyarakat Kabupaten Bogor dalam menutup tahun 2025 dan menyambut tahun baru.
Rudy juga mengapresiasi perencanaan pengamanan dan lalu lintas yang disiapkan Polres Bogor selama sepekan terakhir.
“Kami berterima kasih kepada Polres Bogor. Selain pengaturan lalu lintas, sebelum magrib tadi juga digelar doa bersama di sejumlah masjid raya. Kita kolaborasikan juga pelaku UMKM agar masyarakat bisa merayakan pergantian tahun dengan aman dan tertib,” katanya.
Terkait rencana pelebaran Jalur Puncak, Rudy memastikan penataan menyeluruh akan mulai direalisasikan pada 2026.
“DED perencanaan sudah ada. Kajian disusun sepanjang 2025 bersama Polres Bogor dan instansi terkait. Tahapan akan kita mulai di awal 2026,” jelasnya.
Meski Jalur Puncak berstatus jalan nasional, Rudy menegaskan Pemkab Bogor siap mengalokasikan anggaran daerah untuk percepatan penanganan.
“Anggarannya dari APBD Kabupaten Bogor. Prinsipnya kolaborasi, tidak menunggu siapa pun. Mana yang bisa direalisasikan lebih dulu, kita lakukan demi pelayanan masyarakat yang masuk wilayah Puncak,” pungkasnya.

