Dapur MBG Karya Bakti Resmi Diresmikan, Dukung Program Gizi Masyarakat
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani saat meresmikan Dapur MBG Karya Bakti di Kecamatan Jiput, (Sumber : TB Agus Jamaludin)

Pandeglang, tvrijakartanews– Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) Karya Bakti dibawah naungan Yayasan Citra Bakti, di kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten, resmi diresmikan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan. Peresmian Dapur MBG Karya Bakti diresmikan langsung oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani.

Dapur MBG Karya Bakti dibangun untuk mendukung penyediaan makanan bergizi secara higienis dan terstandar. Fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pusat pengolahan makanan yang sehat dan berkualitas, serta membantu kelancaran program pemberian makanan bergizi di wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Dewi mengatakan, bahwa keberadaan dapur MBG ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

" Program ini sejalan dengan dengan apa yang dicita-citakan oleh bapak Presiden kita bapak Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan gizi masyarakat, serta mendorong kemandirian dan pemberdayaan potensi lokal, " katanya kepada wartawan, Minggu (04/01/2026).

“ SPPG ini bukan hanya tempat pelayanan, tetapi juga pusat edukasi gizi bagi masyarakat. Dengan pemahaman gizi yang baik, kita bisa mencetak generasi Pandeglang yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” sambungnya.

Selain sebagai tempat pengolahan makanan, dapur ini juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat sekitar melalui keterlibatan dalam kegiatan memasak, distribusi, dan pengelolaan dapur.

" Saya berharap kehadiran SPPG Karya Bakti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi maayarakat, membuka lapangan kerja, serta menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Perwakilan Yayasan Citra Bakti Banten Miftahul Farid Sukur menyampaikan bahwa berdasarkan pemetaan sementara terdapat 20 sekolah yang akan menjadi penerima manfaat, dengan rincian 2.500 kalangan pelajar dan 500 dari kelompok B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita).

"Dalam soft launching ini kami sudah menempuh seluruh mekanisme yang ditentukan Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari standar bangunan sampai dengan pelatihan penjamah makanan, sanitasi, sertifikat koki, dan sertifikat lainnya tengah berjalan, "ungkapnya.

Ia berharap keberadaan program MBG dapat memberikan makanan yang bergizi untuk masyarakat.

" Baik untuk siswa dan kelompok B3 sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dan menuju Indonesia Emas 2045, " harapnya.

Dengan diresmikannya Dapur MBG Karya Bakti, diharapkan program peningkatan gizi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan kesehatan masyarakat.