Jelang Ramadan 2026, Ketersediaan Darah PMI Tangsel Capai 2.122 Kantong
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

PMI Kota Tangsel Melayani Warga Yang Mendonorkan Darahnya Untuk Membantu Sesama

Tangsel, tvrijakartanews – Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat ketersediaan 2.122 kantong darah menjelang Ramadan 2026.

Ketersediaan tersebut dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit.

Kepala UDD PMI Kota Tangsel, Prama Sesari Saraswati, mengatakan ketersediaan darah mencakup berbagai golongan darah A, B, O, dan AB, serta komponen seperti packed red cell (PRC), trombosit, fresh frozen plasma (FFP), dan anti-hemophilic factor (AHF).

Meski ketersediaan saat ini aman, Prama bilang, PMI mengantisipasi potensi penurunan jumlah pendonor selama Ramadan.

Menurut Prama, partisipasi donor darah biasanya menurun karena masyarakat menjalankan ibadah puasa, sementara kebutuhan darah tetap stabil.

“Biasanya saat Ramadan, partisipasi donor menurun karena masyarakat berpuasa. Padahal kebutuhan darah di rumah sakit tetap berjalan normal,” ujar Prama, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan darah di Kota Tangsel rata-rata mencapai 100 kantong per hari atau sekitar 3.000 kantong per bulan. Dalam setahun, kebutuhan minimal mencapai 36.000 kantong darah.

Lanjut Prama, kebutuhan tersebut antara lain untuk pasien thalassemia yang memerlukan transfusi rutin, pasien kanker yang menjalani terapi, serta layanan persalinan dan instalasi gawat darurat.

Untuk itu, Prama mengimbau masyarakat tetap melakukan donor darah pada bulan Ramadan selama dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan medis.

“UDD PMI Kota Tangsel membuka layanan donor setiap hari pukul 07.30 hingga 21.30 WIB. Selain itu, mobil unit donor juga disiapkan untuk mendatangi instansi, komunitas, maupun tempat ibadah yang ingin menggelar kegiatan donor darah,” tuturnya.