Menteri Imipas Intruksikan Perayaan Hari Bhakti Jangan Sampai Buang-buang Anggaran
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Foto : Dokumentasi Isty/TVRI. Menteri Imipas usai penyerahan bibit pohon kelapa genjah hybrida kepada Pemkot Tangerang.

Tangerang, tvrijakartanews - Menjelang perayaan Hari Bhakti Imigrasi ke 76, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengintruksikan agar gelaran acara di setiap kantor wilayah tidak membuang anggaran, terlebih jika acara seremoni dilakukan dengan berlebihan. Rangkaian acara juga sebaiknya ditujukan untuk masyarakat di sekitar kantor imigrasi wilayah.

"Jangan sampai ada acara seremonial yang buang-buang anggaran. Kami ingin memastikan bahwa di usia ke-76 ini, kehadiran Imigrasi dirasakan langsung oleh dapur masyarakat. Meski perayaan dilakukan secara sederhana, namun kemanfaatannya bagi warga harus luar biasa," ujar Menteri Agus, Rabu (21/1/2025).

Menteri Agus juga memastikan bahwa seluruh hasil dari panen raya yang dilaksanakan pada minggu lalu akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana. Bantuan tersebut berupa pompa air bersih di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, dan akan disalurkan melalui kantor imigrasi masing-masing wilayah. Adapun Panen Raya Serentak Kemenimipas periode Januari 2026 menghasilkan 99.930 kg hasil pertanian.

"Kemarin komitmennya hasil panen raya akan digunakan untuk bantuan air bersih bagi warga terdampak bencana, nanti akan diintruksikan kepada kepala rutan, kepala lapas, maupun kepala imigrasi setempat untuk mendata wilayah mana yang membutuhkan," ujarnya.

Selain itu, perayaan Hari Bhakti Imigrasi ke 76 di Tangerang diawali dengan penyerahan 20.000 bibit pohon kelapa kepada Pemerintah Kota Tangerang. Bibit tersebut diproyeksikan memberikan dampak positif bagi wilayah Tangerang dalam bidang ekologi, ekonomi serta sosial.

Imigrasi juga menyelenggarakan aksi donor darah oleh pegawai di lingkungan Kemenimipas. Sebanyak 400 kantong darah ditargetkan terkumpul untuk membantu stok darah Palang Merah Indonesia (PMI).

"Anggarannya lebih baik digunakan untuk hal bermanfaat seperti ini. Jadi masyarakat juga bisa ikut merasakan, serta berdampak lebih besar pada lingkungan," tutupnya.