
Foto : Dokumentasi Istimewa/ Wamenkes RI meninjau layanan Cardio Cerebro Vascular Center di RSUD Kota Tangerang.
Tangerang, tvrijakartanews - Layanan penanganan jantung dan otak di RSUD Kota Tangerang saat ini mulai menerima rujukan dari fasilitas kesehatan di Provinsi Banten. Layanan ini sudah mulai dijalankan sejak akhir tahun 2025 dengan sasaran pasien pengguna BPJS. Saat ini, layanan ini menjadi salah satu layanan unggulan khususnya untuk penyakit jantung dan stroke.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin menjelaskan bahwa dengan dibukanya layanan Cath Lab dan operasi jantung di Kota Tangerang, pasien BPJS yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta akan dapat memperoleh layanan di wilayah sendiri. Langkah ini juga diharapkan dapat mengatasi antrean tindakan kardiovaskular yang selama ini cukup tinggi di rumah sakit rujukan di luar kota.
"Setiap masyarakat berhak mendapatkan pelayanan medis yang profesional, tanpa terkendala, jarak, waktu dan biaya. Seperti yang kita tahu penyakit jantung membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat, maka hadirnya layanan ini yang beroperasi setiap hari selama 24 jam merupakan langkah strategis memberikan pelayanan yang cepat dan merata," tuturnya pada Sabtu (14/2/2026).
Adapun fasilitas yang tersedia antara lain, Instalasi Kateterisasi Jantung (Cath Lab), Unit Stroke Terpadu (Stroke Unit), Layanan Rehabilitasi Medis, Pemeriksaan penunjang seperti EKG, echocardiography, CT-Scan dan MRI serta Klinik Jantung dan Klinik Saraf Rawat Jalan.
"Ini instalasi pelayanan kardiovaskular, ada kardio dan vaskuler yang melibatkan dokter kardiologi, neurologi, dan vaskuler. Dokter yang melayani sekarang kita sudah 4 yang bisa memakai alat itu. Dibantu nakes 12 orang dan melayani pasien setiap hari," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Oktavianus mengatakan bahwa penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Adanya layanan penanganan kardiovaskular di Kota Tangerang ini bisa memecah rujukan pasien di RS Harapan Kita. Tak hanya itu, alat yang digunakan pun sudah setara sehingga pasien juga mendapatkan pelayanan yang sama.
"Fasilitasnya lengkap, standarnya sama dengan rumah sakit rujukan nasional. SDM-nya juga siap, mulai dari dokter spesialis hingga perawat. Yang membanggakan, layanan ini dapat diakses pasien BPJS tanpa biaya," ujarnya.
Cardio Cerebro Vascular Center didesain untuk memberikan layanan yang komprehensif dan terintegrasi. Mulai dari tindakan promotif, preventif, diagnostik, hingga rehabilitatif. Layanan ini dilengkapi dengan tenaga medis profesional yang terdiri dari dokter spesialis jantung, spesialis saraf, serta tim keperawatan dan penunjang medis yang kompeten.

