
Bakal Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil alias RK. Foto M Julnis Firmansyah
Jakarta, tvrijakartanews - Bakal Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil alias RK optimistis dirinya bisa menyelesaikan pembangunan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) alias giant seawall yang pembangunannya belum selesai sampai sekarang di pesisir Jakarta. Keyakinan ini lantaran RK sudah mendapat restu dari Presiden Terpilih Prabowo Subianto untuk menyelesaikan tanggul raksasa itu.
"Di Jakarta itu ada dua kegiatan. Kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI dengan anggaran DKI dan ada kegiatan yang dibiayai oleh pusat. Nah, giant seawall itu adalah proyek pusat yang selama ini beberapa gubernur belum bisa (rampung), karena prioritas dari presidennya berbeda," ujar RK di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2024).
Prabowo, kata RK, sudah menyatakan bakal menjadikan penanganan banjir laut utara dari Jakarta sampai Surabaya menjadi prioritas. Sehingga, mantan Gubernur Jawa Barat itu yakin program giant seawall bakal rampung.
"Dan itu (pembangunan giant seawall) akan dimulai tahap satunya tentu di Jakarta, di era Pak Prabowo dalam lima tahun ke depan," kata dia.
Rancangan proyek pembangunan NCICD sebelumnya sudah dimulai sejak tahun 1994, namun terus menemui kendala. Misal pada era Gubernur Jakarta Anies Baswedan, pembangunan itu tersendat karena pihak pengembang Pulau Reklamasi menghentikan proses pembangunan lantaran Anies mencabut izin pembangunan pulau buatan itu.
Hal ini membuat anggaran pembangunan giant seawall dibagi dua antara Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI Jakarta kala itu. Pasca persoalan tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan ada kendala dalam pengerjaan tanggul pantai di beberapa titik proyek NCICD. Salah satunya pembangunan tanggul pantai di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara.
Heru mengutarakan tanggul pantai sepanjang 3,5 kilometer di Kalibaru sudah rampung. Akan tetapi, masih diperlukan pembenahan sarana dan prasarana di sekitarnya.
Misalnya, memperbaiki tempat pelelangan ikan. Lalu menyempurnakan tempat penampungan sementara air atau mini polder di tanggul pantai Kalibaru.
"Sekali lagi, mini polder itu untuk tempat penampungan sementara air, kiri-kanan masih ada bangunan. Tolong mini polder itu dijaga juga," ucap dia.

