Pemkot Cilegon Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Ke 10, Ajak Perangi Narkoba
NewsHot
Redaktur: Crypto Hermawan

Pemerintah Kota Cilegon Foto Bersama Saat Memggelar Festival Santri Ke 10 di Alun-Alun, Kota Cilegon

Cilegon, tvrijakartanews - Pemerintah Kota Cilegon memggelar Festival Santri Ke 10 yang bertempat di alun-alun, Kota Cilegon, Selasa (22/10/2024).

Festival Santri Ke 10 ini diadakan sebagai bentuk penghormatan terhadap kontribusi santri dalam sejarah perjuangan bangsa dan berlangsung selama dua hari penuh dengan berbagai acara menarik.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkot Cilegon, Rahmatullah mengatakan, pihaknya berkolaborasi dalam menyukseskan Festival Santri ini, termasuk Kementerian Agama, Pemerintah Daerah Kota Cilegon, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon.

“Festival ini tidak hanya sebagai ajang merayakan Hari Santri, tetapi juga sebagai momentum untuk menggalang komitmen bersama dalam memerangi narkoba di kalangan generasi muda. Besok, puncak acara akan diisi dengan Deklarasi Santri Bebas Narkoba,” katanya.

Kepala BNN Kota Cilegon, Bogie Setia Perwira Nusa, turut menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga lingkungan dari peredaran narkoba dan radikalisme.

"BNN bersama Pemkot, Kemenag, dan pesantren akan terus menggaungkan pesan Perang Melawan Narkoba dan Radikalisme di kalangan santri dan masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Festival Santri tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan, mulai dari lomba keagamaan hingga olahraga, serta pameran produk unggulan santri.

Ketua Presedium Festival Santri, Mustofa Haqi, yang juga merupakan Pimpinan Pesantren Banu Al Qomar, menjelaskan ada sekitar 24 cabang lomba yang diadakan.

“Lomba-lomba seperti hadroh dan pidato tiga bahasa akan diadakan di Pemkot Kota Cilegon, sementara lomba kaligrafi digelar di Masjid Pemkot. Ada juga lomba pembuatan film pendek yang dilaksanakan di Aula Diskominfo Kota Cilegon,” ungkapnya.

Mustofa juga berharap acara ini dapat menginspirasi generasi muda untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Festival ini menjadi ajang penting untuk mengokohkan peran santri dalam menjaga tradisi luhur bangsa,” tambahnya.