JTT Tambah Operasional Gardu Guna Dukung Permberlakuan Oneway
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Ilustrasi arus lalu lintas Cikampek Utama. (Humas Jasamarga)

Jakarta, tvrijakartanews - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menambah operasional gardu arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama dalam rangka mendukung pemberlakuan oneway (satu arah) secara lokal mulai KM 188 Jalan Tol Cikopo-Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek atas diskresi kepolisian.

"Sejak diberlakukannya diskresi kepolisian atas rekayasa lalu lintas oneway lokal KM 188 Jalan Tol Cikopo-Palimanan s.d KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak Kamis (3/4) pukul 16.30 WIB atas diskresi kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) tambah operasional gardu arah Jakarta di GT Cikampek Utama," kata VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/4/20205).

Ria menambahkan GT Cikampek Utama membuka total 21 gardu yang melayani pengguna jalan dari arah timur Trans Jawa menuju Jabotabek, serta 9 mobile reader untuk mendukung kelancaran proses transaksi sejak dimulainya rekayasa lalu lintas oneway lokal.

Kemudian sebagai upaya antisipasi kepadatan, rekayasa lalu lintas dilanjutkan dengan penerapan sistem contraflow dari KM 70 sampai dengan KM 47 arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang telah diberlakukan sejak Kamis (3/4) pukul 16.25 WIB.

Sepanjang dimulainya rekayasa lalu lintas oneway lokal dan contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, seluruh pengguna jalan yang akan menuju arah timur Trans Jawa diarahkan keluar melalui GT Cikampek KM 72 jalur Ambon Jalan Tol Cikopo-Palimanan.

Hingga saat ini, penerapan rekayasa lalu lintas oneway lokal dan contraflow masih terus diberlakukan sebagai upaya untuk mengatur kelancaran lalu lintas pada arus balik libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H / Lebaran 2025.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, pada saat mengikuti jalur pemberlakuan rekayasa lalu lintas seperti oneway dan contraflow dilarang berpindah jalur di lokasi yang tidak seharusnya," tuturnya.

Kemudian memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol.

Sebagai informasi, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 455.994 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada H1 s.d H+1 libur Idul Fitri 1446 H/ Lebaran 2025 yang jatuh pada Senin-Rabu (31 Maret-2 April 2025).

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung), GT Cikupa (dari arah Merak), dan GT Ciawi (dari arah Puncak).

Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 17,3 persen jika dibandingkan lalin normal (388.634 kendaraan). Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu dengan mayoritas sebanyak 215.044 kendaraan (47,2 persen) dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung), 128.694 kendaraan (28,2 persen) dari arah Barat (Merak), dan 112.256 kendaraan (24,6 persen) dari arah Selatan (Puncak).