
Pemeriksaan dapur MBG yang dilakukan di petugas gabungan ( Sumber : Tb Agus Jamaludin )
Pandeglang, tvrijakartanews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pandeglang kini mulai menjangkau wilayah pinggiran. Salah satunya kini menjangkau wilayah perbatasan antara Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak, yakni Kecamatan Koroncong.
Wilayah tersebut kini memiliki dapur umum MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Baru Bangkonol, yang akan mulai beroperasi pada 1 September 2025 mendatang.
Kepala SPPG Cahaya Baru Bangkonol, Ridwan Hidayat mengatakan, dapur umum ini siap melayani kebutuhan gizi untuk 3.217 penerima manfaat di 15 sekolah, mulai dari anak-anak PAUD hingga SMA/SMK.
" Alhamdulillah hari ini telah diresmikan Dapur MBG yang insya allah akan melayani 15 Sekolah di Kecamatan Koroncong dan Pandeglang, " katanya kepada Wartawan, Sabtu (30/08/2025).
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keracunan yang diakibatkan makanan yang tidak higienis. Pihaknya telah mengantisipasi dengan Memperketat penerimaan logistik dari suplier.
" Termasuk kami sudah melakukan pemeriksaan kesehatan yang bekerjasama dengan Puskesmas Bangkonol untuk seluruh pegawai yang akan bekerja di Dapur Umum MBG ini, " ujarnya.
" Jumlah karyawan di SPPG Cahaya Baru Bangkonol ini ada sebanyak 49 orang yang berasal dari relawan dan akunting, " tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0601 Pandeglang, Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga menyebut, hingga saat ini ada sekitar 28 SPPG dan 5 Yayasan, termasuk SPPG Cahaya Bangkonol.
" Kami dari TNI akan melakukan pengawasan dan melaporkan semua kegiatan SPPG atau dapur sehat yang ada di Kabupaten Pandeglang. Terutama pemilihan bahan-bahan lokal yang berkualitas, agar UMKM masyarakat bisa berjalan dengan baik sesuai dengan harapan pemerintah, " jelasnya.
Dandim berharap, dengan hadirnya SPPG Cahaya Baru Bangkonol ini. Mampu mendukung program Presiden Prabowo Subianto yaitu pemenuhan gizi Siswa sekolah.
" Selain itu untuk pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Karena outcom nya untuk menambah gizi anak-anak diajarkan makan bersama, dan tentang kedisiplinan para siswa, " tutupnya.