Menbud Resmikan Cungkup Prasasti Batutulis Bogor
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Menbud Resmikan Cungkup Prasasti Batutulis Bogor / Foto: Dimas Yuga Pratama

Bogor, tvrijakartanews - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon meresmikan Cungkup Prasasti Batutulis yang telah selesai direvitalisasi.

Turut mendampingi, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman.

Fadli Zon mengatakan bahwa revitalisasi Cungkup Prasasti Batutulis ini diawali dari pertemuannya dengan Dedie Rachim saat meninjau kawasan Batutulis beberapa waktu lalu dan merupakan komitmen kuat untuk memajukan kebudayaan nasional.

“Hari ini kita resmikan revitalisasi cungkup dari prasasti yang sangat masyhur, yaitu Prasasti Batutulis. Prasasti ini merupakan penanda kejayaan Kerajaan Pajajaran dan menjadi ikon penting bagi Kota Bogor serta Jawa Barat,” ucap Menbud.

Ia menambahkan, kawasan Prasasti Batutulis yang sebelumnya terhalang dengan tembok dan terpisah dengan Bumi Ageung (kawasan yang akan menjadi Museum Pajajaran), kini telah terintegrasi.

Nantinya, kata Fadli Zon, Museum Pajajaran akan menyimpan artefak sekaligus memberikan narasi sejarah tentang Pajajaran dan Sunda.

“Selain itu, direncanakan pula pembangunan amphitheater sebagai pusat kegiatan seni, seminar, dan workshop bagi generasi muda,” ujarnya.

Langkah awal ini merupakan aspek perlindungan dalam pengamanan fisik prasasti untuk mencegah pelapukan dan kerusakan akibat kontak langsung, seperti dipegang atau disiram minyak dan sebagainya, sehingga Kementerian Kebudayaan memberikan pelindung kaca.

“Jadi walaupun dilindungi, prasasti tetap terlihat jelas, namun kelestariannya tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat, atas arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap langkah pelestarian budaya.

“Kami bahkan sudah menurunkan tim untuk bersama-sama membuat perencanaan Museum Pajajaran. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang kami siapkan kurang lebih sebesar Rp16 miliar. Kami akan membackup penuh dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Bogor,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya ini merupakan urusan yang luar biasa karena menyangkut generasi penerus.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan provinsi.

Ke depan, Pemkot Bogor bersama Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus memperkuat sinergi.

“Dan yang paling penting adalah bagaimana kawasan ini bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan melalui kesempatan berusaha, seperti penyediaan suvenir, merchandise, hingga kafe kuliner bagi wisatawan yang berkunjung ke Museum Pajajaran. Hal ini harus kita kembangkan menjadi sebuah Intellectual Property (IP) yang kuat,” ucapnya.

Usai melakukan peresmian, Dedie Rachim mengajak Fadli Zon dan Herman Suryatman mengunjungi beberapa situs di kawasan Batutulis.