Dinkes Tangsel Tunjuk Puskesmas Serpong 1 Jadi Garda Depan Deteksi Superflu
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar.

Tangsel, tvrijakartanews - UPTD Puskesmas Serpong 1 ditunjuk sebagai Sentinel Influenza Like Illness (ILI) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, penunjukan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan sistem surveilans penyakit menular yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Allin bilang, melalui program surveilans ILI, Dinkes Tangsel secara rutin memantau tren kasus influenza setiap minggu berdasarkan laporan seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang terintegrasi dengan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) hingga tingkat nasional.

“Memang terdapat fluktuasi peningkatan dan penurunan kasus influenza mingguan, namun hingga saat ini belum ditemukan jenis influenza yang dikategorikan sebagai superflu,” jelas Allin, dikutip Minggu (11/1/2026).

Sebagai Sentinel ILI, Allin menyebut, setiap pasien dengan gejala influenza yang datang ke Puskesmas Serpong 1 dilakukan pengambilan spesimen untuk kemudian diperiksa di Laboratorium Kementerian Kesehatan RI.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium sampai saat ini, seluruh spesimen yang diperiksa belum menunjukkan adanya superflu,” jelasnya.

Allin menjelaskan bahwa secara klinis, gejala superflu tidak berbeda dengan flu musiman pada umumnya, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta situasi epidemiologi global, superflu tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan varian influenza lainnya dan belum mengarah pada kondisi pandemi.

Sebagai langkah mitigasi, Allin bilang, Dinkes Kota Tangsel terus melakukan berbagai langkah, mulai dari sosialisasi dan edukasi kepada tenaga kesehatan, penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal, hingga penguatan surveilans epidemiologi dan pelacakan kontak.

“Masyarakat juga diharapkan berperan aktif melaporkan kasus influenza di lingkungannya kepada Puskesmas setempat,” ucapnya.

Selain itu, Allin mengimbau kepada masyarakat rutin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan dengan sabun, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang flu, serta tidak menyentuh wajah setelah kontak langsung dengan penderita.

Dinkes juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Tangsel siap dan memadai dalam menghadapi kemungkinan lonjakan pasien.

“Saat ini, Tangsel memiliki 31 rumah sakit dan 35 UPTD Puskesmas, serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya yang siap memberikan pelayanan kepada pasien influenza,” tutupnya.