Genangan Air di Jakarta Dipastikan Surut, Pemprov Fokus Mitigasi Cuaca
NewsHot
Redaktur: Heru Sulistyono

Ruas jalan di Jakarta yang sempat tergenang air pada Minggu (18/1). Foto : Istimewa

Jakarta, tvrijakartanews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan banjir yang sempat terjadi di sejumlah titik Jakarta telah surut pada Senin (19/1/2026) pagi.

"Kami mencatat hingga Senin (19/1) pukul 07.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam keterangannya di Jakarta.

Banjir atau genangan yang muncul akibat hujan pada Sabtu (17/1) malam dan Minggu (18/1) itu sempat menggenangi 48 RT dan 29 ruas jalan. Kini, seluruh titik tersebut terpantau sudah tidak tergenang.

Yohan menjelaskan, penanganan banjir dilakukan secara terpadu bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, mulai dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, hingga PPSU Kelurahan.

Selain pengerahan personel, berbagai peralatan pendukung seperti pompa portabel juga dioperasikan untuk menyedot genangan dan memastikan aliran air berfungsi optimal.

"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," kata Yohan.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta melalui BPBD terus melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hari ketiga sebagai upaya mitigasi risiko cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi.

Pada Minggu (18/1), pelaksanaan OMC dilakukan melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA A-2105 dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan kolaborasi BPBD DKI Jakarta dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara (TNI AU), serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan peran OMC dalam menekan dampak genangan di Jakarta.

"Jika BPBD tidak melakukan Operasi Modifikasi Cuaca dalam beberapa hari terakhir, bisa jadi wilayah genangan hari ini jauh lebih banyak RT yang terdampak," kata Isnawa.

Ia menyebut pada pelaksanaan OMC hari Jumat dan Sabtu tidak ditemukan genangan. Namun hujan dengan durasi cukup panjang pada Minggu menyebabkan sebagian titik tetap tergenang sebelum akhirnya surut.

BPBD bersama BMKG dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode OMC untuk menentukan waktu dan lokasi penyemaian awan paling efektif sesuai kondisi atmosfer.

Imbauan untuk Warga

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau angin kencang, serta menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk mencegah terjadinya genangan.