
Foto : Dokumentasi Pemkot Tangerang/ Perahu karet untum mobilitas warga terdampak banjir di Kecamatan Periuk
Tangerang, tvrijakartanews - Sejumlah wilayah pemukiman di Kota Tangerang terdampak banjir akibat hujan deras yang melanda selama beberapa hari terakhir. Berdasarkan data dari BPBD Kota Tangerang, empat kelurahan tergenang banjir di antaranya di Kelurahan Pinang, Petir, Periuk dan juga Karang Tengah.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin menjelaskan bahwa saat ini sudah ada posko pengungsiang dan posko kesehatan di wilayah terdampak banjir. Selain itu Dinas Sosial juga sudah mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan makanan untuk para pengungsi.
“Kami memastikan penanganan banjir difokuskan pada keselamatan dan kesehatan warga terdampak. Posko kesehatan sudah disiapkan agar pelayanan medis bisa berjalan optimal,” ujar Sachrudin, Jumat (23/01/2026).
Kemudian Pemkot Tangerang juga sudah melakukan upaya penanganan sementara agar banjir cepat surut dan tidak meluas. Salah satunya dengan mengidentifikasi penyebab banjir, dan juga mengaktifkan pompa air yang di sejumlah titik.
"OPD terkait juga sudah bergerak untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal, khususnya dalam keselamatan warga," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni menuturkan, Pemkot Tangerang telah mendistribusikan 5 ribu karung kisdam untuk mengantisipasi tanggul jebol di sejumlah titik lokasi.
"Kami sudah melakukan penanganan darurat di sejumlah wilayah, ada sekitar 5 ribu karung kisdam yang disebar di sejumlah titik, serta kemungkinan akan terus bertambah menyesuaikan kebutuhan di lapangan," ujar Taufik.
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah menerjunkan petugas gabungan untuk memantau perkembangan kondisi di sejumlah wilayah. Berdasarkan pemantauan terakhir, sejauh ini terdapat satu lokasi tanggul yang jebol tepatnya di Garden City Periuk.
"Kami terus memantau kondisi terkini baik di timur maupun di barat, cukup banyak titik banjir akibat limpasan air dari sungai, kali, maupun saluran air. Kalau tanggul jebol sejauh ini baru ada satu serta sudah ditangani langsung petugas di lapangan," tambahnya.

