
Petugas KAI Melakukan Penanaman Pohon di Area Lingkungan Stasiun ( Foto : Istimewa )
Jakarta,tvrijakartanews - PT Kereta Api Indonesia ( Persero) menyampaikan sebanyak 6.988 pohon di tanam di lingkungan stasiun, jalur kereta api hingga wilayah pemukiman masyarakat sepanjang tahun 2025. Hal ini selaras dengan program pemerintah dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 6.716 pohon. Secara kumulatif, selama periode 2021–2025, KAI telah menanam 108.008 pohon di berbagai wilayah Indonesia,"kata VP Corporate Comunication KAI, Anne Purba keterangan nya di Jakarta, Sabtu ( 31/01/26).
Anne Purba mengatakan, untuk memperkuar peran aktif dalam mendukung agenda transisi hijau nasional melalui program penghijauan berkelanjutan diberbagai wilayah operasional. Terutama dalam pilar pembangunan berkelanjutan dan penguatan kualitas lingkungan hidup sehingga tercipta target Net Zero Emission 2060.
“Penanaman pohon tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan daya serap air untuk mengurangi potensi genangan dan banjir, dan bagi masyarakat di sekitar jalur dan stasiun kereta api,”ujarnya.
Diketahui, sepanjang 2025, KAI menyalurkan dan menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari pohon peneduh dan pohon keras seperti beringin, trembesi, mahoni, pule, dan ketapang, hingga pohon buah-buahan seperti mangga, alpukat, durian, lengkeng, dan nangka. Selain itu, KAI juga melakukan penanaman mangrove dan cemara laut di sejumlah wilayah pesisir sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem pantai dan ketahanan lingkungan.
Program penghijauan ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, yayasan lingkungan, kelompok tani, serta masyarakat di berbagai wilayah, antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Lampung, dan daerah lainnya. Di kawasan pegunungan, KAI menyalurkan bibit bambu dan aren untuk mendukung tata kelola sumber daya air, sementara di kawasan permukiman dilakukan penanaman tanaman hias dan pohon buah produktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Komitmen KAI dalam pengelolaan lingkungan tercermin dalam penilaian S&P Global ESG 2025, di mana KAI mencatat ESG Score 55 poin, meningkat 14 poin dibandingkan tahun sebelumnya, serta menempatkan perusahaan dalam 20 persen teratas industri transportasi global.
Peningkatan kinerja ESG tersebut turut didukung oleh berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya, seperti pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah stasiun, penguatan efisiensi energi dan operasional, serta kehadiran fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI yang mendorong partisipasi pelanggan dalam perjalanan rendah emisi.

