
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Memberikan Pembinaan Pencegahan Korupsi di Depan Ratusan ASN
Tangsel, tvrijakartanews - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memperkuat upaya pencegahan korupsi melalui pembinaan keluarga berintegritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program yang diikuti oleh ratusan ASN bersama pasangan masing-masing dinilai strategis karena menanamkan nilai antikorupsi sejak dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, keluarga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran moral dan integritas ASN.
Menurutnya, pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui sistem dan pengawasan, tetapi juga dimulai dari pembentukan karakter.
“Pemahaman tentang keluarga berintegritas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pencegahan korupsi di Tangsel. Pencegahan itu dimulai dari lingkaran terdekat, yaitu keluarga,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Benyamin menjelaskan, lingkungan keluarga dapat menjadi pengingat awal bagi ASN agar tetap berpegang pada prinsip kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab, termasuk dalam pengelolaan keuangan.
Peran pasangan dan anggota keluarga, kata dia, sering kali menjadi kontrol moral yang sederhana namun efektif.
Pada momentum ini, Benyamin juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai bentuk komitmen terhadap integritas. Ia mengungkapkan bahwa setiap pernikahan anaknya selalu dilaporkan kepada KPK sesuai ketentuan.
“Saya sudah tiga kali menikahkan anak. Seluruh sumbangan yang diterima kami laporkan terlebih dahulu ke KPK. Setelah ada klarifikasi, baru digunakan,” ucapnya.
Bahkan, lanjutnya, pada pernikahan anak keempat, Benyamin memutuskan tidak menerima hadiah sama sekali sebagai bagian dari upaya menjaga integritas.
Benyamin menjelaskan, pembangunan bangsa tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter yang berlandaskan moral dan integritas. Tanpa fondasi tersebut, ia menilai pelayanan publik yang bersih dan profesional sulit terwujud.
Sementara, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Dion Hardika Sumarto, mengapresiasi komitmen Pemkot Tangsel dalam mendukung program keluarga berintegritas.
Ia memandang, penguatan integritas ASN tidak bisa dilepaskan dari peran keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter.
“Kami mengapresiasi Pemkot Tangsel, Pak Wali Kota juga langsung memberikan arahan terkait program Keluarga Berintegritas. Harapannya, kinerja ASN yang didukung dari lingkungan terkecilnya, yaitu keluarga, dapat menerapkan nilai integritas tersebut di lingkungan kerja,” ujar Dion.
Selain pembinaan keluarga, KPK juga memberikan pemahaman terkait tindak pidana korupsi kepada para peserta.
“Diharapkan nilai integritas tidak hanya menjadi budaya kerja ASN, tetapi juga tertanam dalam kehidupan keluarga, sehingga upaya pencegahan korupsi dapat berjalan lebih kuat, konsisten, dan berkelanjutan,” tutupnya.

