
Ketua Umum Bhayangkari yang juga Ketua Umum Kemala Run, Ny. Juliati Listyo Sigit Prabowo, menjadi sentral dalam menggerakkan agenda besar bertema “Charity for Indonesia”. Foto Istimewa
Jakarta, tvrijakartanews - Kehadiran Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum dalam Pre Event Kemala Run 2026 di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Minggu, 15 Februari 2026, menjadi penegasan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam tugas pengaturan lalu lintas, tetapi juga dalam gerakan sosial kemanusiaan. Momentum ini memperlihatkan wajah humanis institusi yang mendukung olahraga sebagai sarana membangun solidaritas nasional.
Di sisi lain, peran Ketua Umum Bhayangkari yang juga Ketua Umum Kemala Run, Ny. Juliati Listyo Sigit Prabowo, menjadi sentral dalam menggerakkan agenda besar bertema “Charity for Indonesia”. Kepemimpinannya menempatkan Kemala Run bukan sekadar event olahraga, melainkan gerakan sosial terstruktur yang menyalurkan dana partisipasi peserta untuk membantu pemulihan korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Ini adalah bentuk nyata empati yang dikelola secara profesional dan akuntabel.
Ketua Panitia Kemala Run 2026 Ny. Deni Agus Suryonugroho, mengajak semua Komunitas Lari, Hobies, TNI/ Polri dan Bhayangkari serta Persit Jala turut serta memberikan peran aktif dalam kegiatan Kemanusiaan dalam Kemala Run 2026.
“Setiap langkah,setiap ayunan kaki kita dan finish langkah kita adalah Harapan bagi saudara-saudara kita yang berdampak bencana,” ujar Deni Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Target 10.000 peserta pada ajang utama 19 April 2026 di Bali mencerminkan daya tarik Kemala Run di tingkat nasional dan internasional. Tiga kategori lomba—Half Marathon (21,1 km), 10 km, dan 5 km—membuka ruang partisipasi luas, dengan total hadiah Rp. 3,5 miliar sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi olahraga.
Namun lebih dari angka dan hadiah, kekuatan utama Kemala Run terletak pada konsepnya yang inklusif. Pelibatan UMKM binaan, program berbasis kearifan lokal, hiburan musik, dan workshop menunjukkan bahwa event ini dirancang untuk memberi dampak ekonomi dan sosial secara simultan. Ada pemberdayaan, ada edukasi, ada ruang kebersamaan.
Kemala Run 2026 pada akhirnya adalah refleksi kepemimpinan perempuan dalam membangun aksi kemanusiaan yang terorganisir dan berdampak luas. Dari garis start di GBK hingga puncaknya di Bali, pesan yang dibawa jelas: olahraga bisa menjadi jembatan solidaritas, dan solidaritas adalah fondasi Indonesia yang kuat.

