
Ketan Bintul hasil olahan Mamad Suryadi
Serang, tvrijakartanews - Nama Mamad Suryadi (74) sangat terkenal saat momentum Ramadhan 2024.
Lapak jualannya di Pasar Lama Serang kerap dikerumuni masyarakat untuk berburu ketan bintul, makanan kesukaan Sultan Banten Maulana Hasanuddin.
Ia mengaku sudah 40 tahun memproduksi ketan bintul di rumahnya yang terletak di Lingkungan Baru, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang.
"Sudah lama puluhan tahun, dari tahun 1980 sudah jualan. Dari mertua belajar ketan bintul," katanya saat ditemui di rumahnya, Senin (25/3/2024).
Pembuatan ketan bintul memerlukan waktu yang lama. Biasanya dirinya membuat ketan bintul dari pukul 05:00 WIB hingga pukul 11:00 WIB.
Menurutnya, resep ketan bintul ia dapatkan dari mertuanya. Dari konsistensinya, dirinya bisa menghidupi 11 anaknya.
"(Ketan bintul) Buat buka, khasnya di Serang begitu. Iya katanya kesukaan Sultan, ada ceritanya," jelasnya.
Ia menerangkan untuk menghasilkan ketan bintul yang lezat, diperlukan bahan-bahan yang berkualitas.
Adapun proses pembuatannya, hal pertama harus dicuci dan direndam semalaman.
Setelah benar-benar bersih, beras ketan dimasukan ke dandang atau panci kukus. Setelah matang, beras ketan yang masak ditumbuk agar halus dan kenyal. Proses bagian akhir ditiriskan sebelum dijual.
Tidak berhenti disitu, Suryadi juga menyiapkan tambahan untuk memperlezat ketan bintul, seperti serundeng dan empal.
"Prosesnya ketan dicuci, direndam, diangkat dimasukin buat masak, terus ditumbuk. Sampai matang itu gimana apinya," ujarnya.

