
Antrean kendaraan saat memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), Jawa Barat pada periode arus balik Lebaran 2024. (Foto: Jasa Marga).
Jakarta, tvrijakartanews - Jasa Marga memprediksi masih ada 907 kendaraan yang belum kembali ke Jabodetabek dalam masa arus balik Lebaran 2024.
Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan, pemudik yang melaksanakan arus balik Lebaran masih akan berlangsung hingga Kamis (18/4/2024).
Sebab, Jasa Marga mencatat baru ada 961 ribu kendaraan yang kembali ke Jabodetabek atau 52 persen dari prediksi 1,87 juta hingga per 14 April 2024.
Subakti menambahkan, data tersebut merupakan hasil akumulasi dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi, GT Cikupa.
"Kami perkirakan masih sekitar 907 ribu kendaraan akan kembali ke Jabotabek atau masih sekitar 48 persen pemudik yang belum kembali ke Jabotabek," kata Subakti dalam keteranganya, Senin (16/4/2024).
Subekti mengatakan, ada titik krusial kemacetan di KM 66 Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta selama periode arus balik Lebaran. Titik krusial itu merupakan pertemuan lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung.
Karena itu, Jasa Marga bersama pihak kepolisian bakal melakukan sejumlah antisipasi, salah satunya menerapkan rekayasa lalu lintas.
"Kami terus siaga, salah satunya dengan mendukung rekayasa lalu lintas atas diskresi Kepolisian, menambah lajur transaksi di gerbang tol, pengalihan lalu lintas menuju jalur fungsional Japek II Selatan hingga menyiapkan sarana di lajur contraflow," ucap Subakti.
Subakti menambahkan, pihaknya juga akan mengantisipasi kepadatan di GT Cikatama arah Jakarta, dengan memaksimalkan seluruh lajur transaksi hingga 35 lajur dan penyiagaan 28 mobile reader serta petugas bantu transaksi.
"Untuk mewujudkan perjalanan arus balik yang lancar, aman dan nyaman Jasa Marga juga akan terus berkolaborasi dengan para stakeholder terkait seperti Korlantas, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN dan Badan Usaha Jalan Tol lainnya," imbuh dia.

